Perjalanan mimpi seuntai rasa
Gaung terbang renda bergulir
Meski asa menatap hamparannya
Senjaku merayap lembut mengalir
Titik sejarah terlihat beku
Mengais daun kering terjatuh
Hempasan riak membentur kaku
Serukan kisi derita tersentuh
Bayang sekilas siluet hitam
Putih selembut kapas merekah
Sayup derap langkah menghujam
Jiwa rapuh sendu menjelajah
Haus embun menetes riuh
Serbuk tertiup resah gulana
Iringi dawai seruni berpeluh
Rendevous sang Penyair sirna
No comments:
Post a Comment