Sunday, February 27, 2022

TERMENUNG

Setelah sekian lama kutinggalkan karena kesibukan, akhirnya kulanjutkan tulisan ini...

Perasaan yang berkecamuk, nano-nano dan sekian banyak relung-relung hati yang hilang begitu saja karena kekosongan jiwa yang tak beujung. Selaras dengan perjalanan ini yang membuat tujuan semakin luntur, mau dibawa kemana mata memandang. Silau dengan hal-hal yang tidak berguna, silau dengan sarana-sarana yang mengalihkan tujuan hidup. Makna yang seharusnya hilang lenyap luntur dibawa oleh keegoisan diri, keserakahan, kesombongan, hawa nafsu dan kehendak-kehendak yang tidak teratur. 

Serasa Tuhan hanya sebagai Seorang pengamat dari jauh melihat kebobrokan manusia yang belum mau bertobat ini. Seiring dengan situasi kondisi yang membuat heboh"uforia" semu, memporak-pondakan setiap sisi manusiawi yang terpancar dalam kedalaman insani. Mengucapkan dan memposisikan Tuhan dalam hidup hanya sebatas bibir tanpa ada tindakan perubahan. Berubah untuk berani mengatakan "tidak" cukup sulit, bahkan untuk menyudahipun enggan. Justru semakin terpuruk dalam kedosaan yang menghantui dan selalu dinikmati untuk memuaskan keegoan diri.

Manusia diciptakan untuk memuji, menyembah dan menghormati setiap makhluk. Tuhan telah menciptakan semesta alam ini dengan penuh keindahan dan alaminya. Manusia yang diciptakan dengan derajat paling tinggi seolah enggan untuk merawat dan menjaga semesta, walaupun ada setitik harapan yang sangat getol untuk memperjuangkan keberlangsungan tatanan semesta agar tidak rusak dan tetap terlindungi dan terjaga. 

Di dunia yang serba tekhnologi dan canggih ini masih ada peperangan karena hawa nafsu kekuasaan demi meraih keuntungan sebanyak-banyaknya.. Perang yang melanda Ukraina karena serangan Rusia..ada banyak tangis, pengorbanan, penderitaan yang terus terjadi karenanya. 


Mau di bawa kemana bumi ini...kekuasaan mengakibatkan banyak kesedihan... 





   

BERSAHABAT DENGAN DIRI

  BERSAHABAT DENGAN DIRI     Perjalanan menuju dalam diri ternyata sebegitu mengasyikkan. Berawal dari refleksi dalam diri...bahwa tubuh ini...